Wednesday, May 4, 2011

Perbedaan situs sutlas.com dengan cinemayamovies.com

Perbedaan situs sutlas.com dengan cinemayamovies.com

      Kedua situs ini memiliki target pengguna yang berbeda, hal ini terlihat jelas dari sejak awal pengguna memasuki kedua situs tersebut. Dimana pada situs sutlas.com tercantum judul travel, traveler, traveling di bagian kiri atas halaman. Judul ini secara jelas memberikan informasi bahwa situs tersebut memuat content (isi) seputar perjalanan. Begitu juga dengan situs cimeyamovies.com yang memberikan judul cinema and movie pada bagian kiri atas halaman. Seperti pada sutlas.com, judul tersebut juga memberikan mengisyaratkan informasi seperti apa yang akan pengguna peroleh dari situs tersebut. Hanya saja kedua judul tersebut ditampilkan secara berbeda, dimana pasa sutlas.com tulisan travel, traveler, traveling merupakan satu-satunya tampilan yang tertera di bagian atas halaman dan mendominasi halaman situs tersebut dengan ukurannya yang cukup besar. Sementara pada cinemayamovies.com, judul dibuat seimbang dengan tulisan lain yang terdapat di bagian atas halaman karena tidak hanya judul yang akan pengguna temui pada bagian atas situs tersebut.

      Seperti yang dijelaskan sebelumnya bahwa pada sutlas.com bagian atas halaman situs tersebut hanya memiliki judul situs, sementara cinemayamovies.com memiliki tampilan yang lebih bervariasi dimana pada situs ini terdapat panel pada bagian atas dan juga sebelah kanan situs. Panel di bagian atas memuat judul-judul artikel apa saja yang terdapat pada halaman situs itu, sehingga pengguna tidak perlu men-scroll halaman situs itu sampai bawah untuk mengetahui isi dari situs tersebut. Adanya panel memudahkan pengguna untuk memiliki artikel mana yang akan dibuka olehnya, karena dengan mengklik panel tersebut pengguna akan terhubung dengan artikel yang sesuai dengan judul yang ditampilkan pada panel. Sementara itu pada panel yang terletak di sebelah kanan berisi judul-judul artikel terbaru yang dimuat dalam situs tersebut, serta popular tags yang pernah dimuat pada situs tersebut. Kemudahan lain bagi pengguna adalah adanya kotak pencarian (search box) pada sebelah kanan atas situs cinemayamovies.com yang merupakan cara efektif bagi pengguna situs tersebut untuk mencari artikel atau informasi lain di situs lain yang sesuai dengan keinginan mereka. Dari ada dan tidaknya panel serta tersedia dan tidak tersedianya kotak pencarian (search box) bukan hanya berpengaruh pada perbedaan tampilan kedua situs tersebut. Lebih jauh hal ini memperlihatkan concern pembuat situs terhadap kenyamanan dan kemudahan pengguna dalam mencari informasi pada situs yang dibuatnya. Dengan adanya panel dan kotak pencarian (search box) otomatis memudahkan pengguna dan membantu mereka untuk mencari informasi yang sesuai dengan yang diinginkannya.

      Dari segi tampilan artikel, sutlas.com dan cinemayamovies.com memiliki kesamaan yaitu sama-sama memuat tulisan-tulisan yang di dalamnya terdapat kata-kata atau kalimat yang ditebalkan (tags) yang nantinya jika diklik oleh pengguna akan menghubungkan pengguna dengan halaman lain di situs lain di internet. Contohnya: kalimat Angelina Jolie pada situs cinemayamovies.com yang ditebalkan dan bila pengguna mendekatkan kursor ke kalimat tersebut dan meng-kliknya akan membawa pengguna menuju situs dan halaman informasi lain yang memuat tulisan mengenai Angelina Jolie. Kedua situs tersebut juga memuat tanggal yang memberikan keterangan kapan masing-masing artikel dimuat pada setiap situs.

      Dengan perbedaan target pengguna tentu saja membuat tujuan dibuatnya kedua situs tersebut juga berbeda. Situs sutlas.com seperti yang telah dijelaskan sebelumnya memang bertujuan untuk memberikan informasi mengenai perjalanan. Bukan hanya tempat tujuan wisata di berbagai belahan dunia yang dimuat di situs ini, melainkan juga tips dalam melakukan perjalanan dan hal-hal lain seputar traveling. Hanya saja yang penulis amati, ulasan yang dimuat dalam setiap artikel pada situs ini hanya berupa gambaran umum dan tidak mendetail. Tidak ada gambar dan informasi harga ataupun detail perjalanan yang dapat dijadikan acuan bagi traveler dalama melakukan traveling. Artikel-artikel yang dimuat hanya berupa tulisan-tulisan singkat yang nantinya akan menghubungkan pengguna dengan situs lainnya di internet. Sementara itu pada situs cinemayamovies.com artikel yang dimuat lebih beragam dan up to date, meskipun juga tidak terdapat gambar pada tiap artikel. Hal itu terlihat saat penulis mengakses kedua situs tersebut pada waktu yang sama, sutlas.com memiliki artikel terbaru pada 23 April 2011 sementara cinemayamovies memiliki artikel terbaru tanggal 1 Mei 2011.

      Perbedaan lain yang membuat cinemayamovies.com lebih unggul dibandingkan sutlas.com adalah pada bagian bawah halaman yang berisi tulisan older entries dan juga arsip artikel-artikel yang dimuat pada bulan lalu dan bulan ini. Hal ini membuat pengguna dapat melihat artikel-artikel lain yang dimiliki situs cinemayamovies.com, selain yang ditampilkan pada halaman saat pengguna mengakses situs tersebut. Sementara pada sutlas.com, tampilan situs yang sangat sederhana dengan judul tunggal di bagian atas halaman, disertai halaman tunggal tanpa fasilitas bagi pengguna untuk mengakses artikel sebelumnya yang pernah dimuat dalam situs tersebut. Hal ini memperlihatkan tidak adanya library system atau archives pada sutlas.com untuk menyimpan artikel-artikel yang pernah dimuat dalam situs tersebut. Selain itu membuat bagian bawah halaman pada situs sutlas.com menjadi terabaikan bagi pengguna karena tidak adanya panel yang dapat dimanfaatkan bagi pengguna.

      Dari berbagai uraian yang disampaikan penulis di atas mengenai perbedaan situs sutlas.com dengan cinemayamovies.com dapat ditarik kesimpulan bahwa sutlas.com memang mengutamakan kesederhaan dalam tampilan dan fungsi situs, sementara cinemayamovies lebih lengkap dalam tampilan dan memenuhi criteria situs yang user friendly sehingga memberikan kemudahan, kecepatan dan kenyamanan bagi pengguna yang mengakses situs tersebut. Hal ini memperlihatkan bahwa kesederhanaan memang hal yang menarik, hanya saja pembuat situs tetap harus memperhatikan kemudahan dan kenyamanan pengguna saat mengakses situs yang dibangunnya sehingga pengguna dapat memperoleh informasi yang sesuai dengan keinginan mereka, juga tidak kapok untuk kembali mengakses situs tersebut di kemudian hari.

Thursday, April 14, 2011

Resensi novel NEXT.

Selamat datang di dunia genetika masa kini.  Melesat cepat dan tak terkendali, ini bukan kisah rekaan masa depan, inilah dunia yang sedang kita diami saat ini. Kita hidup pada masa terjadinya lompatan-lompatan sains yang luar biasa, ketika kita bias menjual sel telur dan sperma secara online demi imbalan ribuan dollar. Kita hidup pada masa para ahli telah berhasil memetakan gen-gen yang menentukan kepribadian, kebiasaan, dan penyakit-penyakit bawaaan atau benarkah begitu ? Gabungan fakta dan fiksi ini akan membuat kita berpikir bahwa tak satu hal pun sama seperti tampaknya, dan segala kemungkinan baru sedang menanti di balik tikungan. Kisah ini akan menantang kita berhadapan dengan realita sains dan mengguncang moralitas kita. Segala hal yang aneh dan ganjil berpadu dengan yang menakutkan dan mengguncang.

Teknologi adalah suatu kotak  berisikan dimensi ruang yang tidak ada batasnya untuk menggabungkan pemikiran dan khayalan, membuat pembicara berkontraversi terhadap dirinya apakah salah menguntungkan, atau benar merugikan ? Bioteknologi adalah sebuah teknologi yang membuat semua orang penasaran lalu ingin menjawabnya dan menghilangkan kata “mungkin” di dalam otaknya. Demikian juga dengan bioteknologi yang membuka kemungkinan-kemungkinan baru dalam bidang pengobatan penyakit yang sementara ini dianggap tak bisa disembuhkan, juga pengadaan sumber daya pangan. Tentu saja ini adalah hal yang sangat baik dan dinanti-nantikan. Akan baik atau burukkah pada akhirnya? Sepertinya kita harus menunggu beberapa dasawarsa lagi untuk mengetahui jawabannya, karena novel ini adalah sebuah insight yang mendahului masanya.

Kabar angin keberadaan burung nuri,  simpanse, dan orang utan Sumatera  bisa bicara yang diduga hasil rekayasa genetika makhluk hybrid antara manusia dengan primata, ke-tiga hasil percobaan ini membuat orang-orang sekelilingnya merasa terlindungi dan nyaman walaupun pada awalnya tidak di sukai.  Disinggung juga oleh novel ini, adanya keterikatan geografis tentunya menjadi daya tarik tersendiri bagi kita, orang Indonesia. Hal ini, di sini lain, membuat saya tergelitik, mengapa justru orang lain yang lebih cekatan mengeksplorasi kekayaan sumber cerita alam liar negeri kita. Kapan kiranya akan lahir karya-karya anak bangsa yang bertopang pada kekayaan hayati kita yang didukung daya kreativitas asli, bukan sekedar kisah tragis yang kelewat dieksploitasi.

Dibandingkan karya-karya Michael Crichton yang lain, novel ini bisa dibilang kurang fokus. Begitu banyaknya masalah yang disorot berefek pada kurang tajamnya penokohan dan adanya beberapa fragmen cerita yang belum mendapatkan kepastian penyelesaian. Dengan mengesampingkan beberapa kesalahan minor pada penulisan, karya terakhir Michael Crichton ini sangat layak untuk dibaca dan dikoleksi, terlebih bagi Anda yang berkecimpung di bidang ilmu hayat atau yang tertarik dengan ilmu genetika. Tentu saja, sebagai sebuah karangan fiksi, buku ini menyisakan banyak ruang perdebatan. Namun, dengan adanya sembilan halaman bibliografi (yang secara khusus dikomentari oleh sang penulis, memberi kita gambaran umum pustaka tersebut) tentunya menjadi jaminan bahwa novel ini bukanlah sebuah fiksi ilmiah yang main-main.

Resensi novel NEXT

Selamat datang di dunia genetika masa kini.  Melesat cepat dan tak terkendali, ini bukan kisah rekaan masa depan, inilah dunia yang sedang kita diami saat ini. Kita hidup pada masa terjadinya lompatan-lompatan sains yang luar biasa, ketika kita bias menjual sel telur dan sperma secara online demi imbalan ribuan dollar. Kita hidup pada masa para ahli telah berhasil memetakan gen-gen yang menentukan kepribadian, kebiasaan, dan penyakit-penyakit bawaaan atau benarkah begitu ? Gabungan fakta dan fiksi ini akan membuat kita berpikir bahwa tak satu hal pun sama seperti tampaknya, dan segala kemungkinan baru sedang menanti di balik tikungan. Kisah ini akan menantang kita berhadapan dengan realita sains dan mengguncang moralitas kita. Segala hal yang aneh dan ganjil berpadu dengan yang menakutkan dan mengguncang.

Teknologi adalah suatu kotak  berisikan dimensi ruang yang tidak ada batasnya untuk menggabungkan pemikiran dan khayalan, membuat pembicara berkontraversi terhadap dirinya apakah salah menguntungkan, atau benar merugikan ? Bioteknologi adalah sebuah teknologi yang membuat semua orang penasaran lalu ingin menjawabnya dan menghilangkan kata “mungkin” di dalam otaknya. Demikian juga dengan bioteknologi yang membuka kemungkinan-kemungkinan baru dalam bidang pengobatan penyakit yang sementara ini dianggap tak bisa disembuhkan, juga pengadaan sumber daya pangan. Tentu saja ini adalah hal yang sangat baik dan dinanti-nantikan. Akan baik atau burukkah pada akhirnya? Sepertinya kita harus menunggu beberapa dasawarsa lagi untuk mengetahui jawabannya, karena novel ini adalah sebuah insight yang mendahului masanya.
Kabar angin keberadaan burung nuri,  simpanse, dan orang utan Sumatera  bisa bicara yang diduga hasil rekayasa genetika makhluk hybrid antara manusia dengan primata, ke-tiga hasil percobaan ini membuat orang-orang sekelilingnya merasa terlindungi dan nyaman walaupun pada awalnya tidak di sukai.  Disinggung juga oleh novel ini, adanya keterikatan geografis tentunya menjadi daya tarik tersendiri bagi kita, orang Indonesia. Hal ini, di sini lain, membuat saya tergelitik, mengapa justru orang lain yang lebih cekatan mengeksplorasi kekayaan sumber cerita alam liar negeri kita. Kapan kiranya akan lahir karya-karya anak bangsa yang bertopang pada kekayaan hayati kita yang didukung daya kreativitas asli, bukan sekedar kisah tragis yang kelewat dieksploitasi.

Dibandingkan karya-karya Michael Crichton yang lain, novel ini bisa dibilang kurang fokus. Begitu banyaknya masalah yang disorot berefek pada kurang tajamnya penokohan dan adanya beberapa fragmen cerita yang belum mendapatkan kepastian penyelesaian. Dengan mengesampingkan beberapa kesalahan minor pada penulisan, karya terakhir Michael Crichton ini sangat layak untuk dibaca dan dikoleksi, terlebih bagi Anda yang berkecimpung di bidang ilmu hayat atau yang tertarik dengan ilmu genetika. Tentu saja, sebagai sebuah karangan fiksi, buku ini menyisakan banyak ruang perdebatan. Namun, dengan adanya sembilan halaman bibliografi (yang secara khusus dikomentari oleh sang penulis, memberi kita gambaran umum pustaka tersebut) tentunya menjadi jaminan bahwa novel ini bukanlah sebuah fiksi ilmiah yang main-main.

Argumen Narkoba

Maraknya penyalahgunaan penggunaan narkoba dewasa ini tidak terlepas dari gaya hidup dan tuntutan hidup yang mengalami perubahan, terutama di kota-kota besar seperti Jakarta. Data yang diperoleh dari suatu surat kabar terkemuka di Ibukota menyebutkan bahwa pada awal 2011 ini pengguna narkoba di Indonesia diperkirakan telah mencapai 1,5 persen dari jumlah total penduduk Indonesia (Media Indonesia, 2011), yang berarti sekitar 4 juta orang dari keseluruhan penduduk Indonesia. Sedangkan uang yang digunakan untuk mengkonsumsi narkoba mencapai Rp20 triliun per tahunnya dan diprediksi akan terus meningkat (metrotvnews, 2011). Sebagian besar dari mereka adalah individu-indiyidu yang tinggal di kota-kota besar, dimana akses terhadap zat adiktif tersebut lebih mudah untuk dijangkau.

Seringkali ketika kita mendengar kata narkoba, bayangan kita akan tertuju pada penggunanya yang memiliki keseharian tanpa aktivitas, pengangguran ataupun mereka yang memmiliki latar belakang pendidikan dan ekonomi minim. Padahal dalam kenyataannya, di Jakarta pengguna narkoba dari kalangan pekerja dengan status sosial dan ekonomi yang tinggi jumlahnya tidak sedikit. Individu-individu yang hidup di kota besar serta menjalankan aktivitas keseharian yang padat ini seringkali mengalami kejenuhan dan perasaan hampa dalam hidupnya. Rutinitas pekerjaan yang monoton seringkali disadari sebagai suatu hal yang menimbulkan kebosanan dan akhirnya mengakibatkan ketidakmampuan mereka dalam menikmati kebahagiaan dalam hidupnya.
Para pekerja di kota besar yang menggunakan narkoba dalam rangka mencari kesenangan ini biasanya memakai waktu luang mereka yang minim untuk mencari kesenangan dengan narkoba. Tempat bukanlah hal sulit bagi mereka untuk menggunakannya, karena hasrat dari diri untuk menggunakan narkoba sudah tinggi, dan mobil adalah sarana yang paling mudah dan cepat untuk menggunakan narkoba. Para pengguna narkoba mendapatkan barang haram tersebut biasanya dari mulut ke mulut atau dari teman ke teman, dan sebagian besar mendapatkannya dari tempat-tempat hiburan malam. Penjual-belian narkoba sangat tertutup rapat sehingga bandar besar tidak perlu menunjukkan batang hidungnya, mereka hanya menyuruh kurir dengan bayaran tinggi untuk bertransaksi kepada user dengan segala macam modus untuk menyamarkan barang dagangannya.

Hal yang terjadi di atas sangat disayangkan karena seharusnya dengan kemapaman yang dimiliki, mereka dapat memanfaatkannya ke arah positif dan bukannya meracuni diri dengan zat adiktif yang membahayakan bagi tubuh. Kesadaran akan pentingnya menjalani gaya hidup sehat dan menjaga kesehatan diri merupakan kunci penting dalam membentingi diri dari bahaya narkoba yang makin lama menjadi momok yang menghantui kehidupan kita.